Berita  

Kisah Inspiratif Badlan Bamon, Content Creator Muda Sumedang

Bali, NET88.CO – Beberapa tahun belakangan ini, profesi content creator sepertinya sedang naik daun. Content creator merupakan seseorang yang menghasilkan konten-konten bersifat menghibur dan edukatif. Bentuk kontennya macam-macam bisa berupa foto, blog hingga video.

Namun, nyatanya menjadi konten kreator pada media sosial tidak semudah yang dipikirkan. Banyak sekali perjuangan yang harus dilakukan seperti mencari konten yang sesuai, latihan setiap hari agar semakin mahir, mengerti keinginan para pengikut, hingga tidak disukai oleh orang sekitar.

Muhammad Badlan Muharrom Lebih Dikenal Badlan Bamon adalah seorang Videografer dan drone Pilot asal Sumedang yg Cukup Populer di indonesia, dengan gaya seni khas yang menggambarkan visual yang kreatif.

BACA JUGA :
Ka. KPLP Lapas Narkotika Kelas II A Pamekasan Lakukan Kunjungan ke Mapolres Pamekasan

Ia telah menekuni dunia videography selama 7 tahun dan di tahun 2022 ia terjun ke dunia fpv drone. Fokus konten yang dibagikan seperti video alam indonesia dengan akun @badlan_.

BACA JUGA :
Kota Pangkalpinang Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Basket U-15 2023

Badlan memulai aktif di media sosial dari rasa iseng untuk melampiaskan rasa jenuh. Namun, kini Badlan telah berhasil membangun karier yang kuat di dunia konten videografi.

Selama perjalanan karier, Badlan telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang luar biasa sebagai content creator dan videographer. Dalam tujuh tahun tersebut, Ia telah menghasilkan lebih dari 741 konten dan memiliki pengikut di instagram sebanyak 27ribu lebih, yang menunjukkan ketekunan dan semangat dalam menciptakan konten yang berkualitas.

BACA JUGA :
Pastikan nutrisi Narapidana Terjamin, Petugas Lapas Kelas IIA Pamekasan Rutin Kontrol Dapur Penyuplai Makanan

“Bagi anak muda yang masih merasa tidak punya alat mahal untuk membuat konten digital, jangan merasa malu tetep tuangkan ide dan kreatifitas kalian ke media sosial. Karena semua konten yang mahal adalah ide dan kreatifitasnya, bukan alatnya yang mahal atau alat yang pro,” tutupnya.

Penulis : Rohmat Yusuf