NEWS  

Investasi di Kota Padang Tembus Rp. 2,02 T, Lampaui Target

Kota Padang, NET88.CO – Pemerintah Kota Padang berhasil mencatatkan kinerja gemilang di sektor investasi pada semester pertama tahun 2024, dengan realisasi investasi mencapai Rp2,02 triliun.

Angka ini melampaui target tahunan yang ditetapkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebesar Rp1,904 triliun.

Penjabat Wali Kota Padang, Andree Algamar, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan sejarah baru bagi Kota Padang, terutama dalam hal Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN),Belum pernah sebelumnya capaian investasi PMDN kita melebihi target. Kali ini, nilai PMDN bahkan mencapai dua kali lipat dari target, dan ini baru pada triwulan kedua.

BACA JUGA :
Kunker Tim Masev Mabesad Letjen TNI Afini Boer di Lokasi TMMD 113 Tahun 2022 Wilayah Kodim 0819 Pasuruan Desa Sebalong

Terima kasih kepada seluruh masyarakat, Ninik Mamak, pelaku usaha, dan aparatur Pemko Padang atas usaha keras mereka dalam mewujudkan capaian ini,” ujar Andree.

Andree juga menekankan bahwa pencapaian ini mencerminkan iklim investasi yang semakin kondusif di Kota Padang, sehingga para pelaku usaha merasa nyaman untuk berinvestasi, Ia berkomitmen untuk terus mendorong masuknya investasi hingga akhir tahun, dengan harapan dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian warga.

BACA JUGA :
Gerak Cepat AIPTU Ibnu Suud, Bantu Mobil Mogok Kehabisan Bahan Bakar

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang, Swesti Fanloni, menjelaskan bahwa ada dua target investasi bagi Kota Padang, yaitu Rp1,904 triliun dari BKPM dan Rp1,003 triliun dari RPJMD.

Hingga triwulan kedua, Kota Padang telah melampaui kedua target tersebut dengan total nilai investasi Rp2,025 triliun, yang sebagian besar berasal dari PMDN sebesar Rp1,855 triliun, atau mencapai 247,33% dari target.

BACA JUGA :
Satbinmas Polres Situbondo berbagi Sembako dan Mushaf Al-Qur'an di Yayasan Lentera Anak Nusantara

“Capaian ini sangat signifikan dibandingkan dengan semester pertama tahun 2023, di mana realisasi PMDN hanya mencapai 30,15%,” ungkap Swesti.

Dengan pencapaian ini, Kota Padang semakin menunjukkan potensi besar sebagai destinasi investasi yang menarik, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah.(hayudi)

error: Content is protected !!