SITUBONDO, NET88.CO — Prestasi membanggakan ditorehkan para atlet tinju Kabupaten Situbondo. Mengirimkan delapan atlet dalam ajang Surabaya Rising Champion di SUBEC THR Surabaya, 23–25 Oktober 2026, kontingen Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Situbondo sukses membawa pulang 8 medali, terdiri dari 3 emas, 4 perak, dan 1 perunggu!
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet Situbondo mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di arena pertandingan. Kerja keras, disiplin latihan, serta semangat juang para atlet menjadi modal penting untuk mengharumkan nama daerah.
Tiga emas jadi kebanggaan Situbondo
Tiga atlet berhasil meraih medali emas, yakni:
Moch. Agung Prayogo, usia 23 tahun, kelas 85 kg Elite.
Jelita Rindu Kristriliahadi, usia 17 tahun, kelas 60 kg Youth.
Ento Neno, usia 22 tahun, kelas 54 kg Elite.
Sementara itu, empat medali perak diraih oleh Rayhan Zidane Rizqylah (18 tahun, 67 kg Youth), Ferdiansyah (19 tahun, 51 kg Elite), Fikri Sikumbang (20 tahun, 63,5 kg Elite), dan Muhammad Rizqon Maulana Suda (15 tahun, 60 kg Junior).
Satu medali perunggu dipersembahkan oleh Moch. Jihan (18 tahun, 48 kg Youth).
Ketua PERTINA Situbondo: Prestasi ini harus menjadi motivasi
Ketua PERTINA Situbondo, Irwan RZ, menjadi bagian dari semangat pembinaan tinju di Situbondo agar para atlet terus berkembang dan mampu bersaing di berbagai kejuaraan.
Raihan delapan medali ini diharapkan tidak sekadar menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi atlet, pelatih, dan seluruh elemen olahraga untuk memperkuat pembinaan serta melahirkan petinju-petinju berprestasi.

Keberhasilan ini juga menjadi sinyal positif bagi dunia olahraga Situbondo bahwa potensi atlet lokal patut mendapatkan perhatian, dukungan, dan pembinaan berkelanjutan.
Delapan atlet berangkat, delapan medali dibawa pulang! Torehan tiga emas, empat perak, dan satu perunggu menjadi catatan membanggakan bagi PERTINA Situbondo di Surabaya.
Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi prestasi, meningkatkan kualitas latihan, dan mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Situbondo bukan sekadar ikut bertanding—Situbondo datang untuk berprestasi!

