NEWS  

Desa Talang Saronggi Darurat DBD, Bambang Supratman Desak Dinkes P2KB Sumenep Segera Lakukan Fogging

SUMENEP NET88.CO – Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) melanda Desa Talang, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Meningkatnya kasus penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut membuat wilayah setempat dinilai berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah daerah.

Menanggapi situasi tersebut, Bambang Supratman, SH, mendesak Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep agar tidak menunda langkah pencegahan. Ia menilai fogging perlu segera dilakukan sebagai upaya awal untuk menekan penyebaran DBD di tengah permukiman warga.

“Pencegahan harus segera dilakukan. Jangan menunggu kasus bertambah. Fogging perlu dilakukan sebagai langkah awal, disertai edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada,” tegas Bambang Supratman, SH.

BACA JUGA :
Dialog Interaktif RRI Menyapa Bersama Kapolres Aceh Barat Membangun Sinergitas Kamtibmas

Menurutnya, keterlambatan penanganan berpotensi memperparah kondisi kesehatan warga, terutama anak-anak dan lansia yang tergolong rentan terhadap serangan DBD. Selain fogging, ia juga menekankan pentingnya penguatan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara masif dan berkelanjutan.

BACA JUGA :
Polres Pasuruan Tingkatkan Patroli Malam untuk Cegah Kejahatan Jalanan dan Curanmor

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, media Net88.co telah berupaya menghubungi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, H. Achmad Syamsuri, melalui sambungan telepon selulernya. Namun, upaya konfirmasi tersebut belum mendapatkan respons, sehingga keterangan resmi dari pihak Dinkes P2KB belum dapat diperoleh.

Kondisi ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat Desa Talang, mengingat ancaman DBD dapat berdampak serius terhadap keselamatan warga apabila tidak ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Dinkes P2KB, segera turun tangan dengan langkah konkret di lapangan, termasuk pelaksanaan fogging serta penguatan edukasi kesehatan lingkungan.

BACA JUGA :
Polisi Tetapkan Bartender Sebagai Tersangka atas Meninggalnya Tiga Musisi di Surabaya

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Moo/Red