NEWS  

Air Mata Pers Pamekasan Untuk 8 Korban Hilang Saat Liputan KRAKATAU

PAMEKASAN, NET88.CO — Tangis duka menyelimuti Arek Lancor Pamekasan, Senin (14/9/2026). Beberapa wartawan menggelar tahlil dan doa bersama untuk 5 jurnalis, 3 awak kapal, dan 1 pemandu yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Aksi ini menjadi bentuk solidaritas insan pers Pamekasan atas gugurnya rekan seprofesi di medan tugas.

Fathorrahman, jurnalis Kompas.com Pamekasan, menyebut peristiwa itu pukulan berat bagi dunia jurnalistik.
“Mereka hilang saat menjalankan tugas jurnalistik. Ini duka kita bersama,” ujarnya.

BACA JUGA :
Perhutani KPH Bondowoso Dukung Verifikasi Aset Biologis dan Pengecekan Sarpras oleh KJPP

Ia juga mengingatkan seluruh wartawan untuk mengutamakan keselamatan.
“Jangan sampai semangat liputan mengalahkan kewaspadaan. Keselamatan harus nomor satu, apalagi di lokasi rawan bencana,” tegasnya.

BACA JUGA :
Desa Gebangan Gegek, Adakan Selamatan Desa Disertai Serah Terima Hadiah Lomba Kasti Rakyat

Para kuli tinta berharap proses pencarian segera membuahkan hasil dan seluruh korban ditemukan dalam keadaan selamat.

BACA JUGA :
Keberatan Namanya Dipindah dan Dicatut Sebagai Pengguna KUR BRI, Warga Desa Wonosari Desak APH Untuk Mengusut Tuntas

Korban Hilang di Krakatau:
5 Jurnalis: Muhammad Bagus Khoirunnas – Antara, Arie Basuki – Merdeka.com, Yudistiro Pranoto – iNews.id, Firdaus Wajidi – Anadolu Agency, Donal Husni – Jurnalis Lepas
4 Lainnya: Warta, Sukarman, Heriyanto – Awak Kapal & Pemandu.(Jo)

error: Content is protected !!