NEWS  

Belum Pulih dari Sakit, Anggota DPRD Sumenep Sutan Hadi Tjahyadi Lama Tak Terlihat di Kantor, Wacana PAW Muncul

SUMENEP, NET88.CO – Kondisi kesehatan yang dialami anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi PDI Perjuangan, Sutan Hadi Tjahyadi, belakangan menjadi sorotan publik. Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) 1 tersebut diketahui sudah cukup lama jarang terlihat menjalankan aktivitas di kantor DPRD Sumenep.

Minimnya kehadiran Sutan Hadi Tjahyadi dalam sejumlah agenda kedewanan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Tidak sedikit yang mempertanyakan aktivitasnya sebagai wakil rakyat, bahkan muncul anggapan miring yang menyebut dirinya “makan gaji buta” karena dinilai tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, ketidakhadiran legislator dari partai berlambang banteng moncong putih itu berkaitan dengan kondisi kesehatan yang sedang dialaminya. Sutan Hadi Tjahyadi dikabarkan belum sepenuhnya pulih dari sakit yang dideritanya setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat pecahnya pembuluh darah di bagian otak.

BACA JUGA :
Oknum Guru Ngaji Diduga Langgar UU No 23 Tahun 2002

Kondisi tersebut membuat aktivitasnya menjadi terbatas sehingga yang bersangkutan belum dapat beraktivitas secara normal seperti sebelumnya, termasuk dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Hosnan Abrori, membantah anggapan bahwa Sutan Hadi Tjahyadi tidak aktif menjalankan tugas sebagai anggota dewan.

“Selama ini Sutan masuk kok setiap rapat dan paripurna. Dia juga selalu ikut rapat-rapat DPRD,” ujarnya.

Hosnan juga menegaskan bahwa kabar yang menyebut Sutan Hadi Tjahyadi tidak aktif hingga disebut “makan gaji buta” tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, yang bersangkutan tetap berupaya menjalankan tugasnya meskipun kondisi kesehatannya tidak seperti sebelumnya.

Di sisi lain, sejumlah masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 1 yang meliputi Kecamatan Kota Sumenep, Batuan, Kalianget, dan Talango mulai angkat bicara terkait kondisi tersebut.

BACA JUGA :
Antisipasi Banjir Rob, Personel Polsek Pademawu Lakukan Peninjauan ke Pesisir Pantai

Salah seorang warga yang mengaku sebagai pendukung Sutan Hadi Tjahyadi pada Pemilu lalu menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi kesehatan legislator tersebut. Menurutnya, kesehatan Sutan seharusnya menjadi prioritas utama.

“Lebih baik Pak Sutan memikirkan kesehatannya sendiri dulu daripada memikirkan kami yang memilihnya,” ujarnya.

Ia mengaku memahami kondisi yang dialami wakil rakyat tersebut. Namun di sisi lain, masyarakat di daerah pemilihan juga merasa aspirasi mereka tidak lagi tersalurkan secara maksimal.

Menurutnya, selama beberapa waktu terakhir tidak terlihat adanya aktivitas atau pergerakan dari Sutan Hadi Tjahyadi di tengah masyarakat, termasuk saat masa reses yang biasanya menjadi momentum anggota dewan untuk menyerap aspirasi warga.

BACA JUGA :
Tulang Bawang Raih Gelar ke -8 Peraihan Opini WTP dari BPK - RI

“Selama ini tidak ada pergerakan dari beliau, bahkan saat reses pun kami tidak melihat kegiatan seperti biasanya,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi kesehatan yang dialami Sutan Hadi Tjahyadi dinilai sudah cukup mempengaruhi aktivitasnya sebagai anggota DPRD.

“Aspirasi kami sebagai masyarakat yang memilihnya juga tidak tersalurkan, karena keadaan kesehatan beliau sepertinya sudah tidak memungkinkan untuk beraktivitas secara normal,” pungkasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan terkait keberlanjutan jabatan maupun kemungkinan Pergantian Antar Waktu (PAW) sepenuhnya berada di tangan Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep serta DPC PDI Perjuangan Sumenep sebagai partai pengusung.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari DPRD Kabupaten Sumenep terkait kondisi kesehatan maupun status aktivitas kedewanan Sutan Hadi Tjahyadi.

Moo/Red

error: Content is protected !!