NEWS  

Pasca Penindakan, Galian C Batuan Justru Kian BrutalTiga Excavator dan Puluhan Truk Hilir Mudik

SUMENEP, NET88.CO — Aktivitas penambangan galian C di Desa Batuan, Kabupaten Sumenep, kembali menggeliat dalam skala besar. Pasca penindakan yang dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur beberapa waktu lalu, operasional tambang di lokasi tersebut justru terpantau semakin intensif.

Di lapangan, tiga unit excavator terlihat bekerja bersamaan meratakan bukit. Puluhan dump truk hilir mudik keluar masuk area tambang untuk mengangkut material hasil galian.

Sejumlah warga menyebut, aktivitas yang sempat mereda selama satu hingga dua hari kini kembali berjalan penuh, bahkan dinilai lebih terbuka. Skala penggunaan alat berat dan armada angkut memunculkan dugaan adanya dukungan modal yang kuat di balik operasional tersebut.

BACA JUGA :
Polres Pasuruan dan Mahasiswa Gelar Sahur On the Road, Sembari Berbagi Makanan kepada Masyarakat

Dalam informasi yang berkembang di tengah masyarakat, diduga terdapat nama seperti Matlawi yang disebut-sebut aktif di lapangan dan diduga berperan sebagai koordinator operasional harian. Selain itu, muncul pula dugaan adanya figur lain si Raja Tambang Kasengan yang selama ini dikenal memiliki jaringan alat berat dan armada angkut dalam jumlah besar di wilayah Kasengan, yang disebut-sebut berada di balik layar.

BACA JUGA :
Relawan KDMP Terbentuk di Timur Raya, Bang Juned: Gerakan Rakyat Mencari Sosok Peduli dan Visioner

Namun hingga berita ini diterbitkan, seluruh informasi tersebut masih sebatas perbincangan warga dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak-pihak yang disebutkan.

Jika aktivitas tersebut belum mengantongi izin resmi, maka berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, khususnya Pasal 158 terkait sanksi pidana penambangan tanpa izin.

BACA JUGA :
Guru SDN Talang 3 Saronggi Diduga Gelapkan Tabungan Siswa Rp. 19 Juta, Orang Tua Ancam Tempuh Jalur Hukum

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait perkembangan terbaru aktivitas tambang di Desa Batuan.

Yang terlihat jelas di lapangan: tiga excavator bekerja tanpa jeda, puluhan truk terus hilir mudik.
Yang dinanti publik: kepastian hukum dan transparansi.

Moo/Red

error: Content is protected !!