NEWS  

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas, Kepala Dinas Tegaskan KLA Bukan Sekadar Predikat

SUMENEP NET88.CO – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) terus memantapkan langkah menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) 2026. Penguatan Tim Gugus Tugas KLA menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh indikator penilaian terpenuhi secara maksimal dan terukur.

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, Dr. A. Rahman Riadi, S.E., M.Si., menegaskan bahwa KLA bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan membangun sistem perlindungan anak yang berkelanjutan.

“Fokus kami bukan hanya pada predikat. Yang terpenting adalah memastikan kebijakan dan layanan benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik anak,” tegasnya.

BACA JUGA :
Bupati Situbondo Ambil langkah Cepat Isi kekosongan Jabatan di Kabupaten Situbondo

Sebagai leading sector, Dinsos P3A melakukan konsolidasi lintas OPD melalui pembagian indikator berbasis klaster, penguatan data terpilah anak, serta validasi internal untuk memastikan akurasi dan akuntabilitas dalam proses evaluasi.

Rahman juga menyoroti tantangan geografis Kabupaten Sumenep yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan. Menurutnya, inovasi pelayanan terus dilakukan agar anak-anak di wilayah kepulauan tetap memperoleh akses layanan yang setara.

“Tidak boleh ada anak yang tertinggal. Baik di daratan maupun kepulauan, semua harus mendapatkan hak yang sama,” ujarnya.

BACA JUGA :
Dalam Rangka Memperingati Hardiknas ke 62 Tim Voli Putra dan Putri Korwilcam Kec Prajekan Meraih Juara Satu

Kegiatan penguatan tersebut dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Syahwan Efendi. Hadir dalam acara itu Asisten Pemerintahan, Kepala Bappeda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.

Momentum ini menjadi ruang konsolidasi bersama untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor. Dinsos P3A juga terus melibatkan Forum Anak dalam proses perencanaan dan evaluasi kebijakan daerah sebagai bentuk komitmen menghadirkan partisipasi anak dalam pembangunan.

BACA JUGA :
Polres Mojokerto Berhasil Ungkap Narkoba, Tersangka dan Puluhan Gram Sabu Diamankan

Selain itu, berbagai capaian turut diperkuat, mulai dari pembaruan SK Gugus Tugas KLA, pengembangan Desa Ramah Anak, optimalisasi layanan UPTD PPA, hingga edukasi pencegahan perkawinan anak melalui kolaborasi lintas sektor.

Ke depan, Dinsos P3A berkomitmen memperkuat regulasi responsif anak, meningkatkan penganggaran berbasis hak anak, serta memperluas kolaborasi multipihak.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Sumenep tumbuh sehat, cerdas, terlindungi, dan memiliki ruang berkembang secara optimal. Itulah esensi Kabupaten Layak Anak,” pungkas Rahman.

Moo/Red

error: Content is protected !!