Pamekasan, NET88.co – Bertempat di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati itu, Owner PR. Cahaya Pro, H. Fathor Rosi, bersama para pengusaha rokok lainnya memenuhi undangan rapat koordinasi (rakor) dengan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, Jumat malam (20/2/2026).
Pertemuan tersebut beragendakan rakor Forkompimda dengan pengusaha rokok terkait tindak lanjut aspirasi Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura (FPBM).
Pengusaha rokok Madura, H. Fathor Rosi, menyampaikan aspirasi kepada Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, terkait kebijakan cukai yang memberatkan pengusaha lokal. “Kami tidak pernah minta untuk disamakan, kami hanya meminta kebijakan pita cukai yang berkeadilan dalam hal harga,” katanya.
H. Rosi menjelaskan bahwa harga tembakau murah disebabkan oleh perlakuan pajak dan cukai sejak 2005. Ia meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kebijakan cukai yang lebih lunak untuk pengusaha lokal.
“Kalau ekonomi kita kuat, sudah pasti kita sulit dijajah. Ibaratnya anak-anak kalau sudah lapar, ditendang sedikit langsung roboh. Tapi ketika ekonomi kuat, kita pasti berdaulat; kita tidak lagi menjadi budak di negeri sendiri,” tukasnya.
“Kalau tarifnya terjangkau, bisa dipastikan semua pengusaha di Madura pakai pita cukai atas produksi rokoknya,” ujarnya. H. Rosi juga mengajak ulama, pemerintah, dan politisi untuk bersuara lantang dan mendukung aspirasi pengusaha lokal Madura.(Jo)

