NEWS  

Sentuhan Kepemimpinan Imam Syafi’i Ubah Arah SMAN 1 Sampang, Jalur PTN 2026 Jadi Target Besar

SAMPANG.NET88.CO — Kepala SMA Negeri 1 Sampang, Imam Syafi’i, memimpin langsung langkah strategis peningkatan mutu pendidikan dengan menargetkan lonjakan jumlah siswa lolos perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP dan SNBT 2026. Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan konsolidasi pendidikan yang digelar di Aula SMAN 1 Sampang, Kamis (29/1/2026).

Forum tersebut menghadirkan jajaran manajemen sekolah, komite sekolah, wali murid, serta unsur Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sampang. Kehadiran pemangku kebijakan pendidikan ini menunjukkan bahwa program Gerakan Madura Maju dan Unggul bukan sekadar agenda internal sekolah, melainkan bagian dari gerakan pendidikan terarah yang mendapat dukungan struktural.

Imam Syafi’i menegaskan, SMAN 1 Sampang sedang menggeser standar — dari sekadar sekolah favorit menjadi pusat pencetak lulusan berdaya saing nasional.

BACA JUGA :
Kapolres Bondowoso membagikan brosur bagi pengguna jalan dalam operasi Zebra Semeru 2025

“Kami berkomitmen bersama wali murid meningkatkan jumlah siswa yang lolos SNBP dan SNBT. SMAN 1 Sampang menjadi salah satu project dari program yang diinisiasi Ibu Gubernur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,” tegas Imam.

BACA JUGA :
Forkopimda Jatim Mendampingi Kapolri Cek Kesiapan Posko di Terminal Purabaya

Menurutnya, mendorong siswa tembus PTN bukan hanya soal angka kelulusan, melainkan strategi jangka panjang membangun kualitas generasi Madura.

“Penguatan mutu pendidikan ini kami arahkan agar berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, baik di Sampang maupun Madura secara umum,” ujarnya.

Dukungan struktural menguatkan langkah tersebut. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sampang, Mas’udi Hadijaya, menyebut gerakan ini selaras dengan arah kebijakan pendidikan Pemprov Jawa Timur.

Baginya, keberhasilan siswa masuk PTN adalah indikator konkret kualitas sekolah.

BACA JUGA :
Polisi RW Polres Probolinggo Kota Terima Puluhan Ranmor Operasional dari Walikota

“Semakin banyak siswa diterima di perguruan tinggi negeri, semakin besar kontribusi pendidikan terhadap peningkatan IPM dan kemajuan daerah,” kata Mas’udi.

Atmosfer kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan otoritas pendidikan memberi optimisme baru. SMAN 1 Sampang kini memposisikan diri bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai lokomotif peningkatan kualitas SDM Madura.

Gerakan ini membawa pesan tegas, siswa Madura bukan sekadar siap lulus sekolah — mereka disiapkan untuk menang bersaing di panggung nasional. (Fit)