NEWS  

Pemkab Sumenep Dukung Teknologi Drone untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

SUMENEP NET88.CO. — Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong pemanfaatan teknologi pertanian berbasis drone sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan nasional di bidang ketahanan dan swasembada pangan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memantau langsung penyemprotan tanaman padi menggunakan drone di area persawahan Desa Poreh, Kecamatan Lenteng, Rabu (7/1/2026). Penerapan teknologi tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas padi sekaligus mengefisienkan kerja petani.

Menurut Fauzi, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menyukseskan kebijakan pangan nasional melalui peningkatan produksi di tingkat daerah. Pemanfaatan teknologi pertanian dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk mencapai target tersebut.

BACA JUGA :
Kreatif dan Meriah, Pawai Karnaval HUT RI ke-78 di Desa Baluk Arak 10 Gunungan Hasil Bumi

“Pemerintah daerah tidak hanya menyesuaikan kebijakan pusat, tetapi juga memastikan implementasinya berjalan di lapangan dan berpihak kepada petani,” ujar Fauzi.

Ia menambahkan, peningkatan produksi padi secara berkelanjutan di daerah akan berkontribusi langsung terhadap penguatan ketahanan pangan nasional. Dengan dukungan teknologi, efisiensi produksi dapat ditingkatkan tanpa menambah beban kerja petani.

BACA JUGA :
Pelantikan DPW PERADABAN Kec Waru dan Pasarean

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Fauzi didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, unsur Forum Pimpinan Kecamatan Lenteng, serta para penyuluh pertanian.

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid menjelaskan bahwa penyemprotan tanaman padi menggunakan drone merupakan inovasi yang sejalan dengan arah kebijakan nasional modernisasi pertanian. Metode tersebut dinilai lebih efektif dan merata, terutama pada lahan persawahan yang luas.

BACA JUGA :
Kapolres Bondowoso Hadiri Kunjungan Menparekraf di Desa Wisata Tirta Agung

“Kecamatan Lenteng dipilih karena merupakan salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Sumenep. Kami berharap wilayah ini dapat menjadi model pengembangan pertanian modern yang berkelanjutan,” kata Chainur.

Ia menegaskan, pendampingan kepada petani tetap dilakukan melalui penyuluh pertanian guna memastikan penerapan teknologi tersebut berjalan aman dan memberikan hasil optimal.

Moo/Red