SUMENEP NET88.CO –
Eri Susanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, termasuk nama yang menguat dalam bursa calon Sekretaris Daerah. Ia memimpin salah satu OPD strategis dengan anggaran besar dan peran penting dalam pembangunan infrastruktur daerah.
Selama menjabat, Eri menangani berbagai proyek fisik, mulai dari jalan, sumber daya air, hingga penataan ruang. Pengalaman teknis tersebut menjadi modal penting, terutama dalam pengendalian proyek dan koordinasi lapangan.
Namun, posisi strategis itu juga diiringi sorotan publik. Di ruang publik berkembang isu adanya kecenderungan monopoli proyek, ditandai oleh munculnya rekanan yang dinilai berulang dalam sejumlah paket pekerjaan. Persepsi ini mengemuka meski proses pengadaan secara formal dilakukan melalui mekanisme yang diatur peraturan perundang-undangan.
Hingga kini, tidak terdapat putusan hukum yang menyatakan adanya pelanggaran dalam proses pengadaan di Dinas PUTR. Meski demikian, isu tersebut tetap menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan prinsip transparansi, persaingan sehat, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran publik.
Dalam konteks seleksi Sekda, rekam jejak teknokratis Eri sekaligus dihadapkan pada tantangan perluasan peran—dari pengelola sektor teknis menjadi penggerak tata kelola birokrasi lintas sektor, termasuk menjaga integritas, mengelola persepsi publik, dan memastikan praktik pemerintahan berjalan akuntabel.
Moo/Red

