NEWS  

Musda VI PAN Pamekasan Berakhir Deadlock, Peserta Tolak Formatur DPP

Pamekasan, NET88.CO – Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan berakhir dengan deadlock setelah mayoritas peserta menolak penetapan formatur yang direkomendasikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Penolakan ini terjadi karena peserta Musda mengetahui adanya satu figur formatur yang direkomendasikan DPP, di luar 13 formatur internal yang sebelumnya telah dibentuk oleh DPD PAN sesuai mekanisme.

BACA JUGA :
Sebagai Ajang Silaturahmi dengan Gen Z, Caleg DPR RI Dapil VII Jatim Andri Agus Setiawan Gelar Turnamen Sepak Bola "Trofeo Maasku Fun Football 2024"

Sekretaris DPD PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno, menyatakan bahwa keputusan DPP PAN tidak sesuai prosedur dan tidak melibatkan DPD PAN Pamekasan sebagai penyelenggara Musda. “Kami tolak juga, akhirnya yang terpilih waktu itu saudara Abdul Haq menggantikan saya,” ujarnya.

Ketua DPD PAN Pamekasan, Abdul Haq, mempertegas sikap tersebut dan menolak figur formatur dari luar internal. “Kami menolak adanya formatur dari luar internal partai. Mekanisme harus dijaga, apalagi ini menyangkut masa depan organisasi,” tegasnya.

BACA JUGA :
Menu Dinilai Tidak Layak, SPPG di Bondowoso Menjadi Sorotan

Namun, Farid mengklaim bahwa dirinya telah resmi ditetapkan sebagai Ketua Formatur DPD PAN Pamekasan bersama Mulyono sebagai anggota formatur. Penetapan itu disebut diumumkan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, dalam rangkaian Musda Serentak PAN.

BACA JUGA :
Motivasi Personel, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Tulungagung Kunjungi Pos Pam dan Pos Yan Ops Lilin Semeru 2023

Saat ini, hasil Musda VI PAN Pamekasan belum dapat dipastikan karena perbedaan informasi antara klaim Farid dan penolakan peserta Musda. DPP PAN belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait status formatur maupun tindak lanjut penyelesaian deadlock tersebut.(Jo)

error: Content is protected !!